
Ketika mendengar belimbing Jangan bayangkan belimbing ini memiliki bentuk seperti belimbing pada umumnya. Belimbing sayur yang dikenal juga dengan sebutan belimbing wuluh adalah jenis buah yang biasanya digunakn ole para ibu untuk memasak. Rasanya yang asam dapat memperkuat rasa masakan.
Belimbing wuluh memang dikenal dengan rasanya yang asam namun menyegarkan sehingga banyak dimanfaatkan sebagai bahan makanan seperti rujak. Belimbing wuluh bukan merupakan belimbing buah yang masih muda melainkan, belimbing wuluh termasuk jenis varietas berbeda dari buah belimbing. Maka dari itu, belimbing tidak besar seperti buah belimbing, besarnya hanya sekitar ibu jari orang dewasa. Rasanya yang masam juga tidak sama seperti rasa belimbing buah.
Belimbing wuluh atau belimbing sayur ini terkadang dianggap sebagai tanaman pekarang saja, padahal tanaman teropis ini memiliki banyak khasiat untuk mengobati berbagai penyakit. Bagiyan yang bisa digunakan, yaitu buwah, batang, daun, dan bunganya.
Belimbing wuluh yang dikenal juga dengan nama belimbing asam atau belimbing sayur ini memiliki nama latin Averrhoa bilimbi L.. Belimbing wuluh biasanya tumbuh liar di perkebunan warga atau ditanam sebagai tanaman pagar atau di halaman rumah. Buahnya yang asam sering dijadikan sebagai campuran minuman, rujak ataupun penyedap masakan seperti sayur asam.
Belimbing wuluh yang termasuk dalam keluarga Oxadilaceae juga biasa dijadikan sebagai tanaman untuk pengobatan herbal. Daun, bunga dan buahnya adalah bagian tanaman yang sering dimanfaatkan. Daun digunakan untuk mengobati perut sakit, gondongan (parotitis), rematik. Bunga untuk mengobati batuk, sariawan (stomatitis). Buah belimbing wuluh sering dimanfaatkan untuk mengobati batuk rejan, mengobati sariawan, mencegah diabetes dan menghilangkan jerawat.
Meskipun rasanya yang sangat asam, tapi buah belimbing wuluh juga mengandung senyawa yang dibutuhkan tubuh. Diantaranya protein, serat, kalsium, fosfor, zat besi, dan beberapa jenis vitamin.
Selama ini orang mengambil manfaat belimbing wuluh hanya sebagai sirup, manisan, atau bumbu masak. Padahal secara tradisional tanaman ini banyak dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai penyakit seperti batuk, diabetes, rematik, gondongan, sariawan, sakit gigi, gusi berdarah, sampai tekanan darah tinggi.
Pohon yang berasal dari Amerika tropis ini merupakan tanaman berbatang keras. Ia cocok ditanam di tempat yang cukup sinar matahari dan tingginya bisa mencapai lebih dari 10 meter. Buahnya hijau muda, berbentuk lonjong sebesar ibu jari, dan rasanya asam.
Bagian yang biasa digunakan adalah buah, batang, daun, dan bunganya. Keempat bagian tersebut banyak mengandung senyawa yang berkasiat. Diantaranya adalah saponin, tannin, glukosida, hingga kalsium.
Manfaat belimbing wuluh sudah sejak lama digunakan sebagai bahan masakan untuk menghasilakan rasa masam alami. Rasa asamnya juga sangat nikmat untuk dijadikan kudapan seperti rujak atau asinan namun, siapa sangka kalau belimbing wuluh memiliki khasiat luar biasa bagi kesehatan. Manfaat belimbing wuluh ini bisa didapatkan sebagai buah-buahan penghasil vitamin C dan juga digunakan sebagai obat tradisional seperti manfaat kencur atau manfaat temulawak.
Inilah manfaat belimbing wuluh untuk kesehatan tubuh manusia yang harus diketahui, diantaranya:
#1. Mengobati Batuk
Belimbing wuluh bisa dijadikan sebagai obat batuk. Ambil bagian bunga, daun dan buah belimbing wuluh sebanyak satu genggam saja. Cuci bersih kemudian rebus dengan 4 gelas air bersama gula batu hingga tersisa 2 gelas. Setelah dingin, airnya disaring dan diminum dua kali sehari secara rutin.#2. Mengatasi Batuk Rejan
Untuk menyembuhkan batuk rejan, gunakan buah belimbing wuluh saja. Caranya ambil 10 buah buah belimbing wuluh kemudian remas-remas dan campur dengan 2 sendok air garam. Saring airnya dan diminum dua kali sehari. Atau bisa juga buah belimbing manis ini dijadikan sebagai manisan, kemudian dimakan.#3. Sebagai Obat Batuk untuk Anak
Khasiat belimbing wuluh sebagai obat batuk memang tidak perlu diragukan lagi. Nenek moyang kita kerap menggunakannya sebagai obat batuk anak. Bahan yang diperlukan adalah 1 genggam daun belimbing wuluh, beberapa butir adas, gula secukupnya dan 1 gelas air. Setelah dicuci bersih semua bahan ditim selama kurang lebih satu jam. Saring airnya dan minum 2 kali sehari sewaktu perut kosong.#4. Mengobati Rematik
Daun dan buah belimbing wuluh bisa digunakan untuk obat rematik tradisional. Tentunya dicampur dengan bahan-bahan alami berkhasiat lainnya. Caranya, ambil 100gram daun belimbing wuluh yang masih muda, 10 butir cengkeh dan 15 butir merica. Semua bahan digiling hingga halus kemudian tambahkan cuka secukupnya, aduk rata hingga membentuk adonan seperti bubur. Oleskan adonan ini ke bagian tubuh yang sakit sebagai param.Cara yang kedua menggunakan buahnya. Sediakan 5 buah belimbing wuluh, 8 lembar daun kantil (Michelia champaca L.), 15 biji cengkeh dan 15 butir lada hitam. Semua bahan digiling hingga halus kemudian campurkan dengan 2 sendok makan air jeruk nipis dan 1 sendok makan minyak kayu putih. Adonan tersebut digunakan untuk mengurut bagian tubuh yang sakit.
#5. Obat Sariawan Tradisional
Buah belimbing sayur ini juga sering digunakan sebagai obat sariawan. Caranya, sediakan bahan-bahannya berupa 3 buah belimbing wuluh, 3 butir bawang merah, 1 buah pala yang muda, 10 lembar daun seriawan, 3/4 sendok teh adas dan 3/4 jari pulosari. Semua bahan ditumbuk hingga halus dan campurkan dengan 3 sendok makan minyak kelapa. Saring airnya dan oleskan pada bagian mulut yang luka akibat sariawan.#6. Obat Jerawat Tradisional
Selain bisa mengobati sariawan, belimbing asam ini juga dikenal sebagai obat jerawat yang ampuh. Caranya, sediakan 6 buah belimbing wuluh dan 1/2 sendok teh bubuk belerang. Giling hingga halus kemudian campurkan dengan 2 sendok makan air jeruk nipis. Oleskan ramuan tadi pada wajah yang berjerawat. Lakuakn secara rutin 2 sampai 3 kali sehari.#7. Mengobati Panu
Meski tidak mematikan, panu merupakan penyakit yang memalukan. Karena kulit yang terkena panu akan belang putih seperti zebra. Namun anda tidak perlu khawatir jika terkena panu karena bisa diatasi dengan ramuan berikut ini:Tumbuk hingga halus 10 buah belimbing wuluh dan kapur sirih sebesar biji asam jawa. Aduk hingga tercampur rata. Ramuan tersebut dipakai untuk menggosok bagian tubuh yang terkena panu. Lakukan secara rutin 2 kali sehari dan lihat hasilnya.
#8. Mengobati Penyakit Gondongan
Untuk mengobati penyakit gondongan, yang diperlukan adalah 10 ranting muda belimbing wuluh berikut daunnya dan 4 butir bawang merah. Cuci bersih semuanya lalu ditumbuk hingga halus. Balurkan ramuan tersebut di tempat yang sakit.#9. Obat Sakit Gigi Tradisional
Untuk membuat obat sakit gigi tradisional caranya sangat mudah. Ambil beberapa buah belimbing wuluh lalu cuci hingga bersih. Kunyah buah belimbing wuluh tersebut bersama dengan garam secukupnya. Lakukan berulangkali hingga rasa sakit pada gigi hilang dengan sendirinya.#10. Mengobati Darah Tinggi
Darah tinggi merupakan sesuatu yang berbahaya karena dapat memicu penyakit-penyakit yang lebih serius. Untuk menurunkan tekanan darah tinggi, ambil 3 buah belimbing wuluh kemudian dipotong menjadi 3 bagian. Rebus dengan tiga gelas air hingga tersisa satu gelas. Setelah dingin, airnya disaring dan diminum setelah sarapan pagi.#11. Mengobati Diabetes
Cuci bersih 6 buah belimbing wuluh kemudian dihaluskan. Rebus dengan dengan segelas air hingga mendidih dan tersisa setengahnya. Setelah dingin, airnya diminum dua kali sehari. Lakuakn secara rutin dan hindari makanan serta minuman dengan kadar gula tinggi.#12. Efektif untuk mengobati sakit gigi
Efek belimbing wuluh untuk membantu meredakan sakit gigi untuk sementara sangat ampuh. Caranya cukup mudah yaitu dengan menumbuk belimbing dan meletakkannya pada gigi berlubang.Demikian informasi singkat yang dapat diberikan mengenai manfaat belimbing wuluh untuk kesehatan tubuh. Semoga bermanfaat dan senantiasa menjaga kesehatan dengan memanfaatkan buah atau tanaman yang ada disekitar kita tanpa harus menggunakan obat yang mengandung bahan kimia. Dan sampai jumpa lagi di artikel yang lain.
0 komentar:
Post a Comment