
Minum Air Putih dengan jumlah yang di anjurkan merupakan suatu kebutuhan bagi tubuh kita. Minum air putih cukup setiap harinya memang bisa bantu menjaga kesehatan tubuh. Tapi ternyata bukan cuma banyaknya air putih saja yang perlu kita perhatikan tapi juga cara kita meminumnya. Posisi tubuh saat minum air putih ternyata bisa memberi dampak yang cukup signifikan terhadap kesehatan.
Tidak hanya secara medis yang menganjurkan untuk minum dengan posisi duduk. Bahkan dari jaman rasulullah pun telah dianjurkan bahwa sebaiknya kalau minum air putih dan makan itu dengan posisi duduk, Jangan berdiri. Kenapa? Karena ternyata minum air putih sambil berdiri itu bisa memberi sejumlah dampak negatif bagi kesehatan tubuh kita.
Air minum adalah air yang digunakan untuk konsumsi manusia. Menurut departemen kesehatan, syarat-syarat air minum adalah tidak berasa, tidak berbau, tidak berwarna, tidak mengandung mikroorganisme yang berbahaya, dan tidak mengandung logam berat. Air minum adalah air yang melalui proses pengolahan ataupun tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung di minum (Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 907 Tahun 2002)
Posisi paling aman dan sangat dianjurkan ketika sedang minum adalah dengan posisi kita sedang duduk. Ketika duduk sebenarnya saraf saraf tubuh dalam keadaan tenang dan siap untuk menerima air yang masuk dari berbagai jenis minuman yang berbeda. Selain karena alasan kesehatan, Posisi duduk ketika sedang minum juga sangat berhubungan dengan etika kesopanan dan sebagai gaya hidup sehat yang seharusnya ditingkatkan dalam hidup bermasyarakat.
Kebiasaan kebanyakan orang karena alasan kesibukan, entah karena jadwal kerja yang padat atau sibuk mengejar waktu maka melakukan beberapa aktifitas sekaligus seperti makan atau minum sambil berjalan atau berdiri. Padahal berdasarkan hasil dari berbagai riset kesehatan menunjukkan bahwa posisi yang paling aman pada saat minum adalah pada posisi tubuh sedang duduk.
Pada saat tubuh sedang duduk maka berbagai saraf yang ada di dalam tubuh dalam posisi siap dan tenang untuk menerima air yang masuk ke dalam tubuh. Selain itu juga minum sambil duduk juga dianggap sebagai etika kesopanan dalam masyarakat dan dianggap sebagai bagian dari gaya hidup yang sehat. Selain dianggap tidak sopan, minum sambil berdiri memiliki efek negatif bagi kesehatan tubuh.
Dalam tubuh kita terdapat apa yangdisebut dengan Sfinger, yaitu suatustruktur makuler (berotot) yang bisa membuka dan menutup. Dalam kenyataannya,sfinger ini hanya terbuka pada waktu kita dalam posisi duduk. Dengan minum airdalam posisi demikian, air akan tersaring oleh sfinger dan menjadi steril. Jika kita minum sambil berdiri, air tidak akantersaring oleh sfinger dan langsung masuk ke kandung kemih. Proses yangdemikian bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal.
Bahkan sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari bahwaketika Rasulullah s.a.w. dirumah Aisyahr.a. sedang makan daging yang dikeringkan diatas talam sambil duduk bertekuklutut, tiba-tiba masuk seorang perempuan yang keji mulut melihat Rasulullahs.a.w. duduk sedemikian itu lalu berkata: “Lihatlah orang itu duduk sepertibudak.” Maka dijawab oleh Rasulullah s.a.w.: “Saya seorang hamba, makaduduk seperti duduk budak dan makan seperti makan budak.” Lalu Rasulullahs.a.w. mempersilakan wanita itu untuk makan. Adapun duduk bertelekan (bersandarkepada sesuatu) telah dilarang oleh Rasulullah sebagaimana sabdanya, “SesungguhnyaAku tidak makan secara bertelekan” (HR Bukhari).
Anjuran minum untuk tidak berdiri, sebaiknya jangan diabaikan. Sejumlah masalah kesehatan disebut bisa terjadi bila Anda minum sambil berdiri.
Inilah Bahaya yang yang mengintai jika kita mengabaikan anjuran untuk minum dengan posisi duduk, diantaranya:
#1. Memicu arthritis
Penyakit arthritis disebabkan karena terganggunya keseimbangan cairan dalam tubuh yang tersalurkan sampai bagian sendi, hal ini memicu peradangan pada sendi. Selain terjadi peradangan, arthritis menyebabkan kaku sehingga dapat terjadi pembengkakan di bagian sendi. Penyakit pada sendi seperti arthritis dapat menyulitkan penderitanya untuk bergerak secara bebas.#2. Naiknya asam lambung
Jika kita sering minum pada posisi berdiri, bagian tubuh yang paling terkena dampaknya adalah bagian lambung. (Gastroesophageal Reflux Disease) GERD atau bisa disebut naiknya asam lambung terjadi karena tekanan air yang diminum saat berdiri mengejutkan bagian saluran (sphincter) yang menuju ke lambung. Hal ini mengakibatkan tercampurnya asam dalam lambung naik ke arah sebaliknya sehingga memberikan sensasi panas pada bagian perut. Selain itu minum berdiri juga mengakibatkan terkikisnya dinding lambung. Padahal, lambung merupakan bagian penting dalam pencernaan sehingga ketika terjadi kerusakan pada bagian lambung dapat berbahaya bagi sistem pencernaan lainnya.#3. Merusak ginjal
Minum berdiri juga dapat berbahaya bagi ginjal karena penyaringan yang tidak sempurna dapat merusak fungsi ginjal dalam bekerja. Hal ini akan mengarah pada gangguan saluran kandung kemih.#4. Saraf menjadi tegang
Hal buruk lainnya yang dapat terjadi ketika anda minum berdiri adalah tegangnya urat saraf. Saat kita berdiri, sistem urat saraf simpatis aktif untuk menahan semua otot dan menjaga kesimbangan. Namun jika Anda minum saat duduk dapat mengaktifkan sistem saraf parasimpatik yang menenangkan pikiran dan meringankan proses pencernaan.#5. Keseimbangan tubuh terganggu
Minum sambil berdiri dapat menyebabkan jaringan organ pada saraf pusat akan tertekan dan dipaksa untuk terus bekerja keras menstabilkan kondisi tubuh yang tanpa andaa sadari dalam keadaan yang tegang.Akibatnya saraf saraf tubuh dalam kondisi stres dan memicu munculnya disfungsi saraf.#6. Perut kembung
Kebiasaan minum sambil berdiri menyebabkan air langsung masuk kedalam tubuh tanpa melewati dinding usus dengan baaik dan mengalir terlalu cepat. Kondisi ini membuat seseorang mudah terserang perut kembung. rasa tidak nyaman pada perut dan uncul rasa ingin muntah.#7. Filter penyaringan dalam ginjal tertutup
Kebiasaan minum sambil duduk dapat menyebabkan filter penyaringan dalam ginjal jadi tertutup, Sehingga air akan langsung mengalir menuju kandung kemih dan tidak melewati proses penyaringan terlebih dahulu dijaringan ginjal. Kondisi ini mempermudah terjadinya penumoukan berbagai kotoran dalam saluran ureter yang bisa mengakibatkan gangguan organ ginjal.#8. Mengganggu Sistem Pencernaan
Minum air sambil berdiri, maka air akan mengalir melewati usus dan menciprat ke dinding perut. Cipratan ini bisa mengakibatkan kerusakan sistem pencernaan dalam jangka panjang karena merusak dinding perut dan saluran pencernaan. Sementara kalau minum sambil duduk, otot dan sistem saraf dalam kondisi rileks dan membuat cairan yang diminum bisa cepat dicerna dengan baik bersamaan dengan makanan lain.#9. Haus Susah Hilang
Ternyata haus bakal susah hilang kalau minum air putih sambil berdiri. Malah rasanya haus nggak hilang-hilang. Ada baiknya untuk minum sambil duduk dan menyesap air minum sedikit demi sedikit.#10. Tak Bisa Mengencerkan Kadar Asam di Dalam Tubuh
Air memang sebaiknya diminum sedikit dan perlahan-lahan sambil duduk. Dengan begitu, air bisa bantu mengencerkan kadar asam di dalam tubuh yang disesuaikan dengan proporsi air yang dibutuhkan. tubuh. Jadi kalau minum air sambil berdiri, proses pengenceran kadar asam ini bisa terganggu.#11. Menyebabkan Ulser dan Heartburn
Minum air sambil berdiri, air akan mengalir dan menciprat ke area kerongkongan bagian bawah dengan cukup keras. Hal ini bisa mengganggu sfingter (kumpulan serabut otot yang berbentuk seperti cincin yang bekerja untuk menutup jalur atau pembukaan alamiah pada tubuh) dan bisa menimbulkan sensasi terbakar di kerongkongan karena zat asam di perut naik ke atas. Minum sambil berdiri juga meningkatkan risiko terkena ulser dan heartburn. Heartburn merupakan gejala utama dari penyakit GERD (Gastroesophageal Reflux Disease), yang terjadi ketika isi lambung kembali naik ke kerongkongan (Esofagus).Dan inilah Gaya Hidup yang Memicu Seseorang Minum Sambil Berdiri
Semakin maju perkembangan jaman maka cara hidup seseorang secara bertahap akan ikut berubah dan mempengaruhi gaya hidup dan kebiasaanya sehari hari, Termasuk minum sambil berdiri yang sudah sering dilakukan masyarakat dalam aktifitas dan kegiatan sehari hari.
#1. Di kantor
Saat ini aktivitas rutin kantor menuntut seseorang untuk bekerja lebih keras dan rajin agar kualitas kerjanya semakin meningkat, Kondisi tersebut sangat mempengaruhi pola minum menjadi lebih terburu buru. Banyak para karyawan yang minum sambil berdiri karena dinilai lebih praktis ketika seseorang sedang terjepit oleh pekerjaannya yang menumpuk dan mengharuskannya mondar mandir kesana kesini .#2. Acara pesta
Adanya acara Pesta (ulangtahun, pernikahan, perjodohan, khitanan dan laain lain) atau undangan perayaan khusus memungkinkan orang orang saling berinteraksi yang semula terbiasa selalu minum sambil duduk menjadi terbiasa untuk berdiri. Gaya hidup yang telah menjadi tradisi tersebut rentan membuat kondisi keseimbangan tubuh menjadi tidak stabil.#3. Tempat hiburan umum
Hampir semua tempat hiburan yang yang pada wilayah di Indonesia mengharuskan seseorang untuk selalu berdiri ketimbang duduk, Hal ini mempengaruhi kebiasaan untuk minum sambil berdiri. Tempat hiburan yang dimaksud adalah tempat karaoke, tempat disco, panggung hiburan rakyat damn lain lain.#4. Saat olahraga
Kebiasaan buruk yang paling sering terjadi yaitu minum air sambil berdiri pada masyarakat adalah ketika sedang melakukan kegiatan olahraga. Banyak yang minum sambil berdiri sesaat setelah berhenti dari olahraga lari atau jogging ataupun olahraga lain. Kondisi yang spontan tersebut tanpa kita sadari telah menjadi kebiasaan yang sudah seperti tradisi dan sulit ditinggalkan.Adapun Cara Meninggalkan Kebiasaan Minum Sambil Berdiri.
Gaya hidup yang buruk yaitu minum sambil berdiri masih dapat dirubah kapan saja dan dimana saja, Terlepas dari ada atau tidaknya kesadaran diri seseorang terhadap kesehatan tubuh.
- Minum terlebih dahulu – Sedapat mungkin minumlah terlebih dahulu sebelum terjebak dengan kondisi yang mengharuskan anda berdiri misalnya pada acara pesta.
- Jangan minum yang terlalu manis – Ketika sedang duduk jangan terlalu banyak minum yang manis manis misalnya minuman bersoda, kopi, teh manis, air madu atau sirup, Agar ketika sedang berdiri tidak mudah merasa haus.
- Tidak mengkonsumsi makanan manis – Ketika sedang duduk jangan terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang manis agar ketika berdiri anda tidak cepat merasa haus.
- Jangan terlalu banyak aktifitas gerak – Terlalu banyak bergerak, bicara dan bernyanyi dapat menghabiskan energi dan cairan tubuh sehingga tubuh akan terserang dehidrasi. Kondisi tersebut dapat membuat seseorang menjadi harus sering minum termasuk ketika sedang berdiri.
- Situasi khusus – Jika memang anda berada pada kondisi dan situasi yang sulit, Yaitu situasi yang mengharuskan anda minum dalam posisi berdiri. Sebaiknya jangan mengkonsumsi terlalu banyak agar kesehatan pencernaan tetap terjaga dengan baik. Situasi tersebut biasanya ada pada acara perayaan khusus yang diadakan sebuah perusahaan untuk merayakan kesuksesan.
Bahaya minum sambil berdiri tidak hanya menyerang kaum dewasa tetapi juga anak anak. Sangat penting untuk memberikan pengertian dan pengetahuan tentang bahaya minum sambil berdiri pada usia dini, Agar di usia dewasanya nanti mereka telah memahami dengan benar bahwa minum sambil berdiri adalah aktivitas yang tidak baik bagi kesehatan.
Demikian informasi yang dapat diberikan seputar bahaya minum sambil berdiri untuk kesehatan dan anda harus senantiasa bisa meninggalkan kebiasaan buruk minum sambil berdiri. Semoga bermanfaat dan sedikit bisa merubah kebiasaan buruk tersebut. Dan sampai jumpa lagi di artikel yang lain.
0 komentar:
Post a Comment