Kenali Gejala Anemia dan Penyebabnya - www.TempatBerbagi.xyz
Monday, 6 February 2017

Tips Mengenali Gejala Anemia Dan Penyebabnya

Tempatberbagi.xyz - Masyarakat kita mengenal anemia dengan istilah kurang darah. Kurang darah (anemia) ini berbeda dengan darah rendah. Darah rendah merupakan rendahnya tekanan darah sedangkan anemia adalah kurangnya sel darah merah atau hemoglobin. Anemia adalah suatu kondisi tubuh yang terjadi ketika sel-sel darah merah (eritrosit) dan/atau Hemoglobin (Hb) yang sehat dalam darah berada dibawah nilai normal (kurang darah).

Penyakit Anemia atau kurang darah adalah suatu kondisi di mana jumlah sel darah merah (Hemoglobin) dalam sel darah merah berada di bawah normal. Hemoglobin yang terkandung di dalam Sel darah merah berperan dalam mengangkut oksigen dari paru-paru dan mengantarkannya ke seluruh bagian tubuh. Seorang pasien dikatakan anemia apabila konsentrasi Hemoglobin (Hb) pada laki-laki kurang dari 13,5 G/DL dan Hematokrit kurang dari 41%, Pada perempuan konsentrasi Hemoglobin kurang dari 11,5 G/DL atau Hematocrit kurang dari 36%.

Oleh karena itu, anemia perlu segera di atasi untuk mencegah gangguan pada kesehatan tubuh. Ada beberapa hal yang dapat memicu terjadinya anemia ini. Anda harus mengenali faktor – faktor yang dapat menyebabkan terjadinya anemia, sehingga dapat mencegah timbulnya penyakit yang satu ini. Ingat kan ada pepatah yang mengatakan kalau mencegah lebih baik dari pada mengobati.

Inilah tanda - tanda gejala anemia antara lain:
  • Cepat lelah
  • Gelisah
  • Wajah pucat
  • Kelopak mata pucat
  • Kelelahan
  • Mual
  • Sakit kepala
  • Ujung jari pucat
  • Sesak napas
  • Denyut jantung tidak teratur
  • Rambut rontok
  • Menurunnya kekebalan tubuh

Berikut Beberapa Jenis Anemia Yang Perlu Anda Ketahui dan Penyebabnya:


#1 Anemia karena kekurangan zat besi

Penyebab anemia jenis ini adalah kekurangan zat besi di tubuh. Sumsum tulang membutuhkan zat besi untuk membuat hemoglobin. Tanpa zat besi yang cukup, tubuh tidak akan memproduksi cukup hemoglobin untuk sel darah merah.

#2 Anemia karena kekurangan vitamin

Sebagai tambahan dari zat besi, tubuh juga membutuhkan folat dan vitamin B-12 untuk menghasilkan cukup sel darah merah. Asupan makanan yang rendah zat tersebut dan nutrisi penting lain dapat menyebabkan penurunan produksi sel darah merah. Sebagai tambahan, beberapa orang tidak dapat dengan efektif menyerap vitamin B-12.

#3 Anemia karena penyakit kronis

Penyakit kronis tertentu, contohnya kanker dan HIV/AIDS. Dapat mempengaruhi produksi sel darah merah, menghasilkan anemia kronis. Gagal ginjal juga dapat menyebabkan anemia.

#4 Anemia aplastik

Jenis ini sangat jarang terjadi dan merupakan kondisi yang mengancam jiwa. Ini disebabkan oleh berkurangnya kemampuan sumsum tulang belakang untuk menghasilkan ketiga jenis sel darah. Penyebabnya tidak diketahui.

#5 Anemia yang dihubungkan dengan penyakit sumsum tulang (bone marrow disease)

kondisi seperti leukemia dan myelodysplasia dapat menyebabkan anemia yang menyebabkan produksi darah di sumsum tulang belakang berkurang.

#6 Anemia hemolitik

Ini terjadi ketika sel darah merah hancur lebih cepat dan sumsum tulang belakang tidak mampu mengimbanginya dengan menghasilkan sel darah merah pengganti. Penyakit tertentu seperti gangguan pada darah dapat menjadi penyebab. Serta gangguan autoimun tubuh dapat menyebabkan tubuh menghasilkan antibodi terhadap sel darah merah sehingga menghancurkan sel darah merah.

#7 Anemia sel sabit (sickle cell anemia)

Jenis anemia ini disebabkan oleh kecacatan bentuk hemoglobin yang membuat sel darah merah terbentuk seperti sabit. Sel darah merah ini mati secara prematur dan menyebabkan kondisi kronis kurangnya sel darah merah.

#8 Anemia lain

Anemia jenis ini berbeda dari yang lain, antara lain thalassemia dan anemia yang disebabkan oleh kecacatan hemoglobin.

Faktor yang mungkin dapat meningkatnya terjadi anemia antara lain rendahnya asupan gizi pada makanan, gangguan kesehatan usus kecil atau operasi yang berkenaan dengan usus kecil, menstruasi, kehamilan, kondisi kronis seperti kanker, gagal ginjal atau kegagalan hati, faktor keturunan.

Demikian informasi mengenai anemia atau kurang darah. Semoga bermanfaat dan semoga dengan informasi ini dapat memantau terus kondisi kesehatan anda dengan mengetahui atau mengenali terlebih dahulu gejalanya sebelum mengobati.

0 komentar:

Post a Comment