Inilah Resiko yang Mengintai Ibu Hamil jika Sering Terkena Asap Rokok - www.TempatBerbagi.xyz
Wednesday, 22 February 2017

Inilah Resiko yang Mengintai Ibu Hamil jika Sering Terkena Asap Rokok

Tempatberbagi.xyz - Sudah kita ketahui bersama bahwa asap rokok sangat berbahaya, jangankan untuk ibu hamil berbahaya untuk perokoknya sendiripun sangat berbahaya. Karena Asap rokok mengandung lebih dari 4.000 bahan kimia, termasuk zat yang sering dijumpai dalam kandungan polusi udara yang berbahaya, zat yang terdapat dalam sampah berbahaya, lebih dari 50 jenis zat penyebab kanker dan lebih dari 100 bahan kimia beracun lainnya.

Beberapa zat yang telah familiar dengan kita diantaranya karbonmonoksida (menurunkan kadar oksigen), nikotin (penyebab kecanduan dan bisa menurunkan kerja otot hati), dan tar (campuran beragam zat-zat beracun). Bahkan rokok menjadi salah satu penyebab kematian utama di dunia dan merupakan satu-satunya produk legal yang membunuh seperti hingga setengah penggunannya. Survey Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia tahun 2007 menyebutkan setiap jam sekitar 46 orang meninggal dunia karena penyakit yang berhubungan dengan merokok di Indonesia.

Mengapa asap rokok berbahaya? karena asap rokok memang sangat mengganggu pernapasan kita, baik dalam kondisi normal apalagi yang tengah hamil. Secara naluriah, ketika ada orang mendekat dengan membawa rokok tangan langsung menutup hidung atau mengibaskan tangan di sekitar hidung. Baunya juga aneh, tidak enak dan menyesakkan.

Rokok adalah benda beracun yang memberi efek santai dan sugesti merasa lebih jantan. Di balik kegunaan atau manfaat rokok yang secuil itu terkandung bahaya yang sangat besar bagi orang yang merokok maupun orang di sekitar perokok yang bukan perokok. Kebiasaan merokok sedikitnya menyebabkan 30 jenis penyakit pada manusia. Penyakit yang timbul akan tergantung dari kadar zat berbahaya yang terkandung, kurun waktu kebiasaan merokok, dan cara menghisap rokok. Semakin muda seseorang mulai merokok, makin besar risiko orang tersebut mendapat penyakit saat tua.

Mengapa banyak perempuan hamil yang tidak merokok tapi terkena dampaknya akibat sering terpapar oleh asap rokok dari sekitarnya. Perempuan hamil yang terpapar asap rokok baik dari rekan kerja, lingkungan atau anggota keluarganya bisa menimbulkan risiko tertentu. Kondisi ibu hamil yang kena asap rokok tanpa disadari sebenarnya berpengaruh terhadap kehamilan dan janin yang dikandungnya. Senyawa kimia yang terdapat di dalam rokok bisa masuk ke dalam tubuh ibu hamil dan meracuni janin yang dikandungnya.

Bagi wanita dalam keadaan normal pun merokok sangat berbahaya, apalagi bagi wanita yang sedang hamil. Rokok mungkin tidak akan begitu berpengaruh terhadap ibu hamil, akan tetapi rokok sangat berbahaya bagi perkembangan janin di dalam kandungan. Merokok dan kehamilan adalah dua hal yang tidak bisa disatukan. Para ahli berpendapat, menjauhkan rokok (termasuk asap rokok) adalah upaya paling awal yang dapat dilakukan para orang tua agar si kecil yang masih dalam kandungan kelak akan memulai awal hidup yang sehat. Memang betul asap rokok yang dihisap ibu hamil dapat mempengaruhi kesehatan janin, Banyak penelitian mengungkap rokok dapat menghambat suplai oksigen si janin.

Karena dalam setiap batang rokok, terdapat lebih dari 4000 jenis bahan kimia yang siap menimbulkan kerusakan baik pada ibu hamil maupun si calon buah hati. Selain menghambat suplai oksigen sebagaimana disebutkan diatas, asap rokok juga dapat memicu kenaikan detak jantung si janin dalam kandungan.

Inilah Penyakit yang mengintai Ibu Hamil Jika sering terkena asap rokok, diantaranya adalah:


#1. Resiko terkena penyakit pernapasan

Bayi yang ada di dalam kandungan juga bisa sangat rentan dengan penyakit penyakit pernapasan, jika terkena asap rokok. Hal ini berkaitan dengan penyakit yang di derita ibunya bisa menurun ke anak. Beberapa pernyakit terkait tersebut antara lain seperti bronchitis, pneumonia, dan gangguan pertumbuhan paru paru. Biasanya bayi yang sudah memiliki resiko penyakit pernapasan, resiko kematian juga sangat tinggi.

#2. Resiko terkena penyakit telinga

Bukan hanya terkena resiko penyakit pernapasan, resiko penyakit telinga juga besar. Hal ini berkaitan langsung dengan tidak lancarnya sirkulasi darah yang dari otak dan menuju ke otak karena mendapat hambatan-hambatan akibat adanya asap rokok.

#3. Melemahkan sistem kekebalan tubuh bayi

Dengan kontaminasi asap rokok yang berasal dari lingkungan, tidak sengaja terhirup oleh ibu hamil bisa memperburuk sistem kekebalan tubuh bayi. Hal ini berkaitan langsung dengan mutasi DNA di dalam tubuh bayi. Perubahan ini mampu membuat struktur sel yang menyebabkan melemahnya sistem kekebalan tubuh atau imunnitas bayi.

#4. Resiko terkena cacat mental

Asap rokok sangat rentan dengan kandungan oksigen di dalam tubuh. Jika terhambat di otak, mampu mematikan beberapa sel syaraf. Hal ini membawa pengaruh butuk, termasuk mempertinggi resiko tidak berkembangnya sel otak bayi. Jika di biarkan terus menerus, bisa berakibat pada gangguan atau cacat mental seperti terkena Down Syndrome, autism, dan memiliki IQ rendah (basil, imbisil dan idiot).

#5. Resiko perkembangan tubuh tidak sempurna

Bayi yang terkena asap roko bisa menyebabkan bayi lahir belum saatnya. Mereka biasa di sebut dengan kelahiran prematur. Biasanya lahir masih dalam usia kandungan 28 minggu (perkembangan janin 7 bulan). Bayi yang lahir lebih cepat atau premature tadi biasanya beberapa organnya tidak bisa berkembang besar dan mencapai diferensiasi.

#6. Resiko penyakit asma

Gangguan pernapasan seperti asma akan sangat beresiko bagi bayi yang terkena asap rokok. Nikotin dan zat zat berbahaya yang masuk ke dalam tubuh ibu di bawa oleh darah yang harusnya mengandung oksigen. Tentu saja berdampak pada bayi di dalam perut ibunya.

#7. Resiko bayi lahir dengan bibir sumbing

Jika ayah dari bayi adalah seorang perokok yang sangat kecanduan, akan sangat beresiko bagi bayi. Sebab biasanya laki-laki yang memiliki kebiasaan merokok akan ada kelainan pada spermanya. Dengan adanya gangguan sperma ini salah satunya bisa meningkatkan resiko bibir sumbing pada bayi.

#8. Resiko kerusakan genetik

Menurut penelitian yang di lakukan oleh Association for Cancer Research, Washington DC mengemukakan bahwa ada peningkatan resiko kerusakan genetis bagi perokok pasif. Hal ini tentu saja mengkhawatirkan keadaan bayi yang di kandungan ibu hamil. Kerusakan ini bisa mengacu pada mutasi sel kromosom atau DNA yang terjadi tidak normal. Kondisi ini mengganggu perkembangan janin saat dalam kandungan.

#9. Resiko penyakit kanker

Selain itu, bagi perokok pasif akan lebih rentan terkena leukemia atau penyakit kanker lain. Sebab asap rokok mengandung bahan bahan berbahaya seperti nikotin yang di bakar ketika masuk ke dalam tubuh akan mengaktifkan sel kanker yang ada di dalam tubuh. Untuk itulah bagi penderita kanker, harus sangat berhati-hati dengan asap rokok yang ada di lingkungannya. Di khawatirkan mampu memperparah penyakit kankernya tadi.

#10. Resiko premature death

Memang benar, sangat tinggi resikonya bagi wanita hamil jika terkena asap rokok. Keadaan premature death atau di kenal dengan sebutan sebagai kematian dini pada bayi sangat rentan terhadap asap rokok. Wanita hamil yang kerap mendapat asupan asap rokok akan mempertinggi resiko kematian dini, ataupun jika anak tersebut lahir, resikonya kelahiran cacat.

#11. Resiko berat badan lahir rendah (BBLR)

Bayi yang lahir dengan kontaminasi asap rokok saat masa kehamilannya memiliki resiko bayi dengan berat badan rendah. Hal ini berkaitan dengan asap rokok yang masuk melalui ibu bisa menghambat oksigen di otak. Hambatan ini tentu saja mengganggu sirkulasi darah yang membawa nutrisi gizi ibu hamil untuk organ lain. Jika terhambat, maka nutrisi tidak bisa di edarkan atau stagnan di satu tempat saja.

Demikian Informasi yang dapat disampaikan mengenai bahya asap rokok bagi ibu hamil. Semoga bermanfaat dan senantiasa selalu menjaga kehamilan diantarany dengan menjauhkan diri dari asap rokok demi anda dan janin yang ada dalam kandungan anda. Sampai jumpa lagi di artikel yang lain.

0 komentar:

Post a Comment