
Tempatberbagi.xyz - Rasanya memiliki tumit kaki yang mulus merupakan dambaan setiap orang. Bukan hanya karena alasan keindahan, namun tumit kaki yang pecah-pecah biasanya terasa sakit saat berjalan sehingga bisa mengganggu aktivitas sehari – hari. Maka dari itu kita wajib menjaga tumit kaki yang cenderung dilupakan dalam perawatannya karena letaknya yang di bawah.
Kenapa kaki lebih sering pecah-pecah dari pada bagian tubuh yang lain? Hal ini disamping karena letak kaki yang berada di bawah sehingga luput dari perhatian, tapi juga karena pada kaki terlebih tumit disana kelenjar minyak sangat sedikit sehingga jenis kulit pada daerah kaki lebih kering. Hal inilah yang membuat kaki lebih sering pecah-pecah dari pada bagian tubuh yang lain.
Tumit pecah-pecah atau retak adalah masalah umum yang bisa merusak kepercayaan diri bahkan bisa sangat menyakitkan. Kondisi ini pada umumnya bisa terjadi karena kurang perawatan, tetapi juga bisa akibat kering atau terpapar bahan tertentu. Secara medis, tumit pecah-pecah juga dikenal dengan celah tumit akibat kapalan. Kapalan ini lama kelamaan karena tekanan berat tubuh akan meluas kesamping, menjadi kering dan menyebabkan tumit menjadi pecah-pecah. Hal ini akan mempengaruhi permukaan kulit yang terdiri dari epidermis, dan terkadang bisa menembus jauh kedalam dermis dan menyebabkan rasa sakit. Bukan hanya karena sebab diatas, tumit kering dan retak-retak juga bisa dikarenakan tubuh kekurangan vitamin, mineral (seng dan zat besi), dan asam lemak omega 3.
Sebelum mengetahui cara pengobatannya pada tumit kaki pecah-pecah kita ketahu terlebih dahulu penyebabnya. Inilah penyebab Tumit kaki pecah-pecah:
#1. Cuaca Dingin
Sejumlah orang dengan masalah kaki pecah-pecah biasanya bisa dikarenakan tinggal di wilayah yang iklimnya dingin atau saat cuaca berubah dingin, kulit pun menjadi ikut berubah teksturnya. Keringnya kaki yang juga mengalami pecah-pecah serta gatal dan perih disebabkan cuaca dingin menandakan bahwa kulit telapak kaki perlu mendapatkan pelembab. Pelembab ekstra dibutuhkan jika cuaca berubah dingin atau Anda tinggal di tempat bersuhu dingin.#2. Mandi dengan Air Panas
Air hangat yang tingkat panasnya tinggi memang bagi beberapa orang sangat nyaman dan dapat menyembuhkan rasa pegal dan dapat menghilangkan stres. Mandi dengan air panas adalah solusi untuk membuat otot tubuh menjadi lebih rileks, namun jika air yang digunakan terlalu panas dan juga terlalu sering akan menyebabkan kulit menjadi kering dengan mudah. Bukan hanya bagian telapak kaki yang bisa kering dan pecah-pecah, tapi tangan dan bagian tubuh lainnya kemungkinan bisa mengalami hal yang sama. Suhu air tidaklah perlu terlalu panas untuk merilekskan otot.#3. Faktor Usia
Bertambahnya usia seseorang atau yang dinamakan dengan proses penuaan tentu juga akan memberikan efek tersendiri untuk kondisi kulit. Kulit telapak kaki pun tidak akan selembut dan seelastis sewaktu masih muda. Biasanya, bagian tumitlah yang kerap terasa bersisik dan pecah-pecah bagi seseorang yang usianya semakin tua di mana elastisitas dari kulitnya sudah hilang.#4. Kelebihan Berat Badan
Memiliki berat badan yang berlebih rupanya tak hanya menyiksa organ dalam tubuh yang dapat terserang berbagai penyakit, bahkan kulit bagian telapak kaki pun juga terkena dampak buruknya. Ini dikarenakan berat badan yang lebih bakal membuat tekanan pada lemak normal meningkat seketika yang ada di bagian bawah tumit. Inilah yang kemudian menjadikan kulit akhirnya mengalami pelebaran ke samping dan jika tidak cukup fleksibel, tumit pun bisa pecah-pecah karena adanya tekanan pada kaki tersebut. Tidak ada salahnya mengecek dengan kalkulator berat badan ideal untuk mengetahui bobot tubuh Anda seharusnya.#5. Aktivitas Berlebih Menggunakan Kaki
Ketika Anda beraktivitas menggunakan kaki secara lebih sering, maka risiko terjadinya pecah-pecah akan semakin tinggi. Hal ini dikarenakan kaki, terutama bagian tumit akan terlalu sering mengalami gesekan yang dapat membuatnya menjadi semakin tebal dan juga kering pada waktu yang bersamaan. Kondisi kering pada tumit ini biasanya juga disertai dengan bersisik lalu juga pecah-pecah yang dapat menimbulkan rasa perih sehingga akan membuat aktivitas malah tidak nyaman sama sekali.#6. Terpapar Air Terus-menerus
Berada di tempat yang lembab bukan lantas berarti kulit juga akan ikut menjadi lembab dan terpapar air secara sering juga bukan berarti kulit kemudian akan selalu terhidrasi. Bagian telapak kaki yang terkena air dalam waktu yang lama dan sering akan membuat minyak alami kulit kaki menjadi hilang dan kulit pada akhirnya malah kasar dan kering. Hati-hati juga ketika Anda terlalu sering berdiri di kamar mandi yang merupakan tempat lembab karena ini bisa memicu kaki kering dan pecah-pecah.#7. Menggunakan Alas Kaki yang Salah
Kulit yang pecah-pecah tidak terjadi tanpa alasan dan salah satu penyebabnya bisa jadi pemilihan dan penggunaan alas kaki yang salah di mana ukurannya kurang pas, atau bahan dari alas kaki tersebut yang kurang bagus untuk kulit kaki Anda. Kondisi pecah-pecah pada telapak kaki dapat dipicu oleh alas kaki yang kurang ideal untuk Anda, termasuk alas sepatu yang bahannya terlalu keras. Jika telanjur membelinya, Anda bisa mencoba mencegah luka terjadi dengan menambahkan bantalan nyaman dan lembut agar tumit Anda tidak pecah-pecah.#8. Menderita Eksim
Seseorang yang memang memiliki penyakit eksim atau eksema memang dapat mengalami yang namanya kulit kaki pecah-pecah. Eksim ini adalah suatu kondisi peradangan serius yang bisa membuat kulit timbul adanya vesikel atau gelembung kecil dan lepuh yang nantinya akan pecah dan keluar cairan dari sana. Penggunaan istilah eksim ini juga dipakai untuk menggambarkan kondisi kulit yang mengalami perubahan pola serta permukaan secara spesifik. Kering dan pecah-pecah dapat menjadi bagian dari eksim, maka cari tahu cara mencegah eksim secara alami supaya tidak menjadi lebih parah.#9. Menderita Diabetes
Rupanya tidak hanya penyakit eksim saja yang bisa membuat seseorang mengalami kaki pecah-pecah, tapi diabetes atau penyakit gula pun berdampak buruk pada kulit kaki penderitanya. Kekeringan dapat terjadi ketika menderita diabetes karena keringat yang keluar sangat sedikit sehingga kulit menjadi gampang kering. Akibatnya, kulit yang tidak mendapat cukup kelembaban akan mudah terluka dan pecah-pecah.#10. Berjalan/Berdiri di Permukaan Keras dan Kasar
Sejumlah orang lebih senang berjalan dengan tanpa alas kaki, dan sebagian masyarakat percaya bahwa hal ini akan membuat kita lebih sehat daripada memakai alas kaki. Hanya saja, berjalan atau berdiri di permukaan yang keras dan kasar dengan frekuensi yang sering dan juga waktu yang lama akan dapat menimbulkan risiko kaki kasar dan pecah-pecah. Termasuk berdiri dengan mengenakan alas kaki yang keras dengan bahan kasar seperti yang disebutkan sebelumnya.#11. Terpapar Sinar Matahari
Cukup jarang memang kaki yang kering, kasar dan pecah-pecah akibat terpapar sinar matahari karena kulit tanganlah yang lebih sering terpapar dan menjadi kering serta kusam. Namun bukan berarti hal ini tidak dapat terjadi, apalagi jika Anda suka bepergian atau berkegiatan di luar rumah mengenakan alas kaki terbuka. Mungkin bukan bagian telapak kaki, melainkan jari kaki dan tumitlah yang bisa terpapar jahatnya sinar matahari.#12. Tingkat Kelembaban Rendah
Tingkat kelembaban yang rendah entah di rumah, kantor atau tempat-tempat yang kerap Anda kunjungi dapat menjadikan kulit menjadi kering. Selalu siap sedia membawa lotion atau pelembab di manapun Anda berada karena ini akan otomatis menyelamatkan Anda dari tempat-tempat kering dengan kelembaban yang rendah. Jangan abaikan hal semacam ini karena hal ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan kulit kaki Anda.Adapun cara pengobatanya adalah sebagai berikut:
#1. Masker tepung beras
Tekstur tepung beras yang bergerinjil kasar mampu mengelupas, membersihkan, dan menutrisi kulit kaki dengan asupan mineral penting sehingga kulit terasa jadi lebih lembut dan halus. Ambil dua sampai tiga sendok makan tepung beras dan tambahkan beberapa tetes madu dan cuka sari apel untuk meracik pasta kental. Jika kaki Anda sangat kering dan pecah-pecah parah, Anda dapat menambahkan satu sendok teh minyak zaitun atau minyak almond ke dalam ramuan. Rendam kaki Anda dalam air hangat selama 10 menit, setelah dikeringkan, balurkan pasta di kaki yang bermasalah dan pijat dengan lembut untuk mengangkat lapisan kulit mati. Anda dapat menerapkan scrub kaki ini dua kali seminggu untuk hasil terbaik.#2. Petroleum jelly dan air lemon
Pasta campuran dari petroleum jelly dan jus lemon dikatakan ampuh untuk menyembuhkan kaki pecah-pecah dengan instan. Pertama, rendam kaki dalam air hangat selama sekitar dua puluh menit dan pastikan benar-benar kering. Kemudian campurkan satu sendok teh Vaseline dengan tiga sendok teh jus lemon, aduk rata. Gosokkan pasta ini di atas kaki yang bermasalah dan diamkan selama sekitar satu jam. Anda juga dapat membungkus kaki dengan kaus kaki dan biarkan menyerap semalaman. Pagi harinya, bilas bersih dengan air suam kuku dan jangan lupa oleskan pelembab. Lakukan ini setiap hari agar Anda melihat perubahan kaki yang jadi lebih lembut dan halus dalam waktu sekitar seminggu.#3. Gunakan Sabun Mandi Untuk Pecah-Pecah Parah
Jika kekeringan tumit sangat parah, maka cara mengatasi tumit pecah-pecah adalah dengan menghindari sabun mandi. Sabun mandi mengandung alkali yang justru akan membuat kekeringan kulit semakin parah. Gunakan air agak banyak untuk mencuci kaki, atau jika Anda terbiasa membersihkan kaki dengan sabun, gunakan sabun bayi yang lembut.#4. Menggunakan Jeruk Nipis
Untuk memulihkan dan mengembalikan kelembaban dari kulit kaki Anda yang berharga, jeruk nipis bisa menjadi solusinya. Hanya dengan menyiapkan jeruk nipis yang telah tua dan membelahnya jadi dua, bahan alami ini sudah siap pakai. Langsung pakai untuk mengolesi bagian kaki yang pecah-pecah. Hati-hati dan bersiaplah untuk rasa perih yang kemungkinan Anda akan rasakan; dan demi mendukung hasil yang paling baik, pengobatan atau perawatan rutin lebih dianjurkan.#5. Menggunakan Gliserin dan Air Mawar
Kering di bagian kaki bukanlah masalah jika Anda menggunakan gliserin dan air mawar untuk merawatnya. Baik itu bagian tumit, jari maupun telapak kaki yang mengalami pecah-pecah, cukup gunakan campuran air mawar dan gliserin dengan mengoleskannya ke bagian yang kasar dan pecah-pecah tersebut. Hasil akan dijamin lebih maksimal ketika perawatan dilakukan setiap malam sebelum tidur serta pagi hari sebelum Anda beraktivitas.#6. Menggunakan Pisang
Buah kuning panjang ini juga bisa dibuat menjadi ramuan ampuh mengatasi kaki pecah-pecah. Kandungan vitamin C di dalam buah pisang sangat tinggi sehingga sangat bisa diandalkan hanya dengan menghaluskan daging buahnya dan mengoleskannya ke bagian kaki kasar dan pecah-pecah. Pada proses pengaplikasiannya, berikan pijatan-pijatan lembut juga; bilas menggunakan air dingin setelah beberapa waktu.#7. Menggunakan Mentimun
Kaki yang pecah-pecah dapat diselamatkan dengan menggunakan mentimun sebagai obat di mana caranya hanyalah menghaluskan mentimun yang Anda siapkan. Aplikasikan ke kulit yang pecah-pecah tadi sambil dipijat-pijat bagian yang dioles itu. Melakukan perawatan semacam ini secara rutin akan sangat membantu Anda mendapatkan kembali kaki indah dan halus sebab kandungan air di dalam mentimun akan membantu melembabkan kulit kaki.#8. Menggunakan Minyak Zaitun
Minyak zaitun tak hanya bermanfaat bagi kesehatan tubuh, tapi juga sangat baik dalam menyehatkan kulit. Untuk kaki pecah-pecah, minyak zaitun mampu melembutkannya kembali dengan mengolesi area yang pecah-pecah secara rutin.#9. Menggunakan Alpukat
Setelah pisang, ada satu lagi buah yang sangat berguna dalam mengembalikan kelembaban kulit yang telah retak, yaitu alpukat. Tumbuklah buah alpukat yang sudah Anda beli dan siapkan sampai benar-benar halus atau blender-lah hingga berbentuk pasta. Selanjutnya, Anda bisa mengoleskannya ke area yang pecah-pecah; melakukannya setiap hari secara teratur akan lebih mudah mendapatkan hasil yang terbaik.#10. Jangan Gunakan Sepatu Sempit
Cara mengatasi tumit pecah-pecah lainnya adalah dengan menghindari penggunaan sepatu yang sempit dan kaus kaki berbahan rayon atau nilon. Kenakan sepatu yang memiliki bagian dalam empuk dan nyaman agar kaki terlindung. Pakai kaus kaki yang terbuat dari katun karena rayon atau nilon justru menyebabkan kekeringan pada kulit.#11. Istirahatkan kaki sesering mungkin
Jangan kenakan alas kaki selama beberapa jam agar kaki dapat rileks dan tidak terus menerus tertutup. Tumit kaki yang kering pun dapat terlepas sebentar dari tekanan penutup kaki.Bila anda melakukan perawatan untuk tumit kaki pecah - pecah jangan lupa untuk terus minum banyak air selama melakukan proses perawatan tumit kaki pecah-pecah. Air membantu melembapkan kulit dari dalam untuk mempercepat proses penyembuhan Anda. Bila Anda tidak minum cukup air, mulut dan tenggorokan terasa kering dan serak.
Demikian informasi yang dapat diberikan mengenai mengatasi tumit kaki pecah-pecah dengan yang alami. Semoga bermanfaat dan senantiasa merawat tumit kaki anda, biar anda terasa percaya diri ketika berjalan menggunakan sandal, seperti layaknya model dengan tumit kaki yang mulus. Dan sampai jumpa lagi di artikel yang lain.
0 komentar:
Post a Comment