Atasi Sembelit dengan Obat - Obatan Alami Berikut, di Jamin Mujarab - www.TempatBerbagi.xyz
Sunday, 12 February 2017

Atasi Sembelit dengan Obat - Obatan Alami Berikut, di Jamin Mujarab

Tempatberbagi.xyzSembelit mungkin sudah dialami oleh banyak orang dalam waktu-waktu tertentu dan biasanya dianggap suatu hal biasa, namun terkadang sembelit dapat mengakibatkan komplikasi. Komplikasi inilah termasuk wasir atau celah anal, sehingga perdarahan rektum. Kadang-kadang juga menyebabkan sembelit prolaps rektum terjadi ketika sejumlah kecil mukosa usus didorong keluar dari pembukaan anal menyebabkan sekresi lendir dari anus. Pembedahan mungkin satu-satunya solusi untuk sembelit parah atau kronis.

Sembelit atau yang sering juga disebut dengan konstipasi adalah kelainan pada sistem pencernaan di mana seorang manusia (atau mungkin juga pada hewan) mengalami pengerasan tinja yang berlebihan sehingga sulit untuk dibuang atau dikeluarkan dan dapat menyebabkan kesakitan yang hebat pada penderitanya.

Adapun sembelit yang cukup hebat disebut juga dengan obstipasi. Dan obstipasi yang cukup parah dapat menyebabkan kanker usus yang berakibat fatal bagi penderitanya. Seseorang dikatakan menderita sembelit (konstipasi) apabila tidak buang air besar (defekasi) selama 3 hari berturut-turut atau kurang dari 3 kali dalam seminggu, bagi orang dewasa. Sedangkan pada anak-anak disebut konstipasi apabila tidak buang air besar selama 5 hari atau lebih.

Sembelit memanglah bukan suatu penyakit. Tetapi sembelit adalah gejala yang menunjukan adanya penyakit atau masalah kesehatan tertentu. Pendekatan pengobatannya harus dimulai dengan mengenali penyebabnya. Gangguan saluran cerna seperti sindrom iritasi usus atau diverkulitis, gangguan metabolik seperti diabetes melitus dan gangguan endokrin seperti hipotiroidisme bisa jadi merupakan penyebab sembelit tersebut. Selain itu diet rendah serat dan akibat obat-obatan seperti opiat juga dapat menjadi penyebab sembelit.

Sembelit umumnya lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan laki-laki, terutama pada wanita hamil sering kali dijumpai terkena masalah sembelit. Selain itu usia juga mempengaruhi, terutama wanita dengan usia lanjut juga lebih rentan terkena sembelit. Sembelit biasanya disebabkan oleh diet yang tidak seimbang, kadar hormon, kadar tiroid, penyakit hati, dan berbagai faktor lainnya.

Sebelum mengetahui cara mengatasi sembelit dengan ramuan - ramuan yang alami, ada baiknya anda mengetahui terlebih dahulu penyebab sembelit tersebut. Penyebab sembelit sendiri diantaranya:
  • Kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi.
  • Menderita panas dalam.
  • Stres atau depresi dan aktivitas yang cukup padat.
  • Pengaruh hormon dalam tubuh (misalnya karena menstruasi).
  • Usus kurang elastis (biasanya karena sedang dalam masa kehamilan atau usia lanjut)
  • Kelainan anatomis pada sistem pencernaan.
  • Gaya hidup dan pola makan yang kurang teratur (seperti diet yang buruk).
  • Efek samping akibat meminum obat yang mengandung banyak kalsium atau alumunium (misalnya obat antidiare, analgesik, dan antasida).
  • Kekurangan asupan vitamin C dan kekurangan makanan berserat.
  • Merupakan gejala penyakit (misalnya tifus dan hernia).
  • Sering menahan rangsangan untuk buang air besar dalam jangka waktu yang lama
  • Emosi, karena orang yang emosi atau cemas ususnya kejang, sehigga pertaltik usus terhenti dan usus besar menyerap kembali cairan feses. Akibatnya feses menjadi semakin keras.
  • Jarang atau kurang berolahraga.

Adapun untuk membuat ramuan untuk mengatasi sembelit adalah sebagai berikut:


#1. Daun wungu (Graptophyllum pictum (L). Griff)

Daun wungu (atau pada beberapa literatur disebut dengan daun ungu) mengandung alkaloid non toksik, glikosod, steroid, saponin, tanin dan lendir. Saponin inilah yang mempunyai efek sebagai pencahar ringan (mild laxative).

Caranya : Daun wungu segar tujuh lembar, rebus dengan dua gelas air hingga jadi satu gelas. Saring kemudian minum.

#2. Kejibeling (Strobilanthes crispus Bl)

Kejibeling mengandung berbagai bahan kimia seperti kalium, asam silikat, natrium, kalsium, serta beberapa senyawa lain. Di samping itu, kejibeling mempunyai efek pencahar dan diuretik, sehingga baik untuk penderita sembelit.

Caranya :
  • Setengah genggam daun keji beling segar dicuci hingga bersih.
  • Kemudian rebus dengan dua gelas air sampai tersisa satu gelas.
  • Saring dan minum.

#3. Ketepeng Cina (Cassia alata L.)

Daun ketepeng cina mengandung zat samak serta bersifat sebagai laksatif. Selain itu, tanaman ini juga memiliki rasa pedas, hangat, insektisidal, obat cacing, obat kelainan kulit yang disebabkan oleh parasit kulit. Efek farmakologi terutama didapat dari daunnya.

Caranya :
  • Daun ketepeng cina muda dan segar sebanyak tujuh lembar.
  • Selanjutnya dididihkan dengan dua gelas air hingga tersisa satu gelas.
  • Angkat, saring, dan minum.

#4. Lidah buaya (Aloe vera)

Selain bermanfaat untuk rambut dan mengobati luka, lidah buaya juga berfungsi sebagai pencahar. Getah daun lidah buaya merupakan perantara pembersih yang cukup kuat. Namun, kandungan pencahar yang cukup kuat pada lidah buaya, anthraquinone, terkadang dapat menimbulkan diare dan kram usus. Itu sebabnya, harus digunakan dengan hati-hati. Ada baiknya melakukan konsultasi dengan ahli herbal atau naturopati. Selain itu, lidah buaya kaya dengan kandungan kimia seperti aloin, barbaloin, isobarbaloin, aloe-emodin, dan aloesin.

Caranya :
  • Separuh batang lidah buaya dicuci hingga bersih.
  • Kemudian buang kulitnya. Isinya lantas dicincang, seduh dengan setengah cangkir air panas.
  • Tambahkan satu sendok makan madu.
  • Selagi hangat dimakan dua kali sehari.

Catatan: Ramuan tersebut tidak diperuntukkan bagi wanita hamil, haid, dan penderita diare.

#5. Mengkudu (Morinda citrifolia L.)

Buah mengkudu disebut sebagai buah ajaib. Sebab, banyak khasiat yang bisa didapat dari mengkudu atau buah pace ini. Buah mengkudu mengandung alkaloid triterpenoid. Selain itu. mengkudu juga mengandung morindon yang merupakan zat warna merah dan berkhasiat sebagai pencahar.

Caranya :
  • Dua buah mengkudu masak dicuci dan parut.
  • Tambahkan sedikit garam. Aduk hingga rata.
  • Lalu peras dengan kain. Minum dua kali sehari.

#6. Temulawak (Curcuma xanthorriza)

Tanaman yang termasuk dalam keluarga Zingiberaceae ini mempunyai sifat agak pahit, antisembelit, antiradang, tonikum, diuretik, dan bakteriostatik. Efek tersebut didapat dari penggunaan rimpang, baik segar maupun dikeringkan.

Caranya :
  • Rimpang temulawak digiling halus bersama biji sesawi.
  • Beri sedikit air.
  • Peras, kemudian airnya diminum.

Demikian informasi yang dapat diberikan seputar mengatasi sembelit dengan ramuan - ramuan alami. Semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel berikutnya.

0 komentar:

Post a Comment